Shutter Island (2010)
Nilai: A-
Sutradara: Martin Scorsese
Mungkin ini bukanlah tipe film yang diharapkan penonton dari Martin Scorsese. Ini juga bukanlah film tipe oscar-yang Saya yakini adalah alasan mengapa jadwal akhir tahun bisa dimundurkan menjadi februari. Shutter Island adalah film misteri thriller seperti film-film Hitchcock. Berdasarkan novel karya Dennis Lehane (Mystic River, Gone Baby Gone), Shutter Island bercerita mengenai US marshal, Teddy Daniels (Leonardo DiCaprio), dan mitranya, Chuck Aule (Mark Ruffalo), yang melakukan investigasi terhadap kasus hilangnya salah seorang pasien wanita di Rumah Sakit Jiwa Ashecliff di pulau terpencil Shutter Island. Sekilas, penonton manapun pasti sudah bisa menebak twist terbesar film ini sebelum lima menit pertama. Film ini tidak hanya mengenai bagian klise itu. Tapi ada juga beberapa twist yang mungkin terlewatkan pada first viewing ditambah ending yang tricky. Penuturannya lah yang lebih istimewa. Bagaimana misteri semakin dibuka lantas diburamkan dan realita diparalelkan dengan memori pernikahan, Nazi sampai perang dingin (Saya mencoba untuk menghindari spoiler). Dan Shutter Island adalah sebuah thriller yang efektif dengan cerita yang mencekam, adegan dan kata-kata yang menjijikkan. Film ini memiliki atmosfir klasik yang kental. Musik di filmnya terdengar seperti film-film misteri thriller era 40an, dan visualnya sangat cantik dalam konteks yang kelam-menyerupai film noir kuno lengkap dengan hujan, petir, rokok, penggunaan layar hijau-dan gaya naratif. Dan tentu saja, Saya pikir bahwa perlu menonton Shutter Island lebih dari satu kali untuk mencerna lebih dalam lagi tentang isi filmnya. (23 maret 2010-revisi 24 maret 2010)