The Final Destination (2009)
Nilai: F
Sutradara: David R. Ellis
Ini adalah film 3d kedua yang Saya tonton setelah animasi Pixar’s Up. Alias merupakan film pertama murni orientasi 3D yang Saya tonton. Saya tidak suka jika para produser terlihat norak dengan teknologi 3D. Menurut Saya, teknologi 3D bukan penemuan yang se-brilian itu. Tapi sekarang penggunaan yang berlebihan justru menambah satu ramalan buruk terhadap masa depan industri perfilman. The Final Destination adalah salah satu korban dari teknologi tersebut. Ini adalah film yang sangat membosankan, klise, dan jelek. Bahkan 3D pun tidak bisa menolong film ini dari rasa jenuh. Yang terburuk dari tiga prekuelnya yang “hanya” menggunakan format 2D. Ceritanya mirip seperti para pendahulunya, beberapa remaja tampan-cantik menjadi survivor dalam sebuah kecelakaan di arena balapan mobil, salah satu dari mereka mempunyai kesaktian untuk menerawang masa depan dan menyadari bahwa kematian akan memburu mereka satu per satu. Orang-orang yang antusias terhadap film ini mengatakan kepada Saya bahwa mereka tertarik melihat cara mati yang kreatif. Jangan harap proses kreatif itu terlihat di sini. Si penulis terlihat mulai malas untuk membunuh tokoh-tokohnya sehingga ada beberapa yang begitu gampangnya dibunuh dengan cara yang paling “umum”, sisanya dibunuh dengan cara yang berlebihan..anehnya. (13 maret 2010)
